Maksud Pembangunan Industri Indonesia

Maksud Pembangunan Industri Indonesia

Maksud pembangunan industri Indonesia, diantaranya seperti berikut.
Meningkatan kemakmuran serta kesejahteraan rakyat dengan cara adil serta rata dengan memakai sumber daya alam serta memperhatikan kelestarian lingkungan ;
Tingkatkan perkembangan ekonomi dengan cara bertahap serta merubah susunan perekonomian ke arah yang tambah baik, maju, sehat, serta lebih seimbang pada bidang pertanian serta bidang industri ;
Tingkatkan kekuatan serta penguasaan dan mendorong terwujudnya tehnologi yang pas manfaat ;
Tingkatkan keikutsertaan orang-orang serta kekuatan kelompok ekonomi lemah termasuk juga pengraji supaya bertindak aktif dalam pembangunan industri ;
Memperluas serta meratakabn peluang kerja serta peluang berupaya dan tingkatkan peraan koperasi industri ;
Tingkatkan fungsi devisa lewat penambahan ekspor produksi nasiional yang berkualitas serta menghemat devisa lewat penggunaan hasil produksi dalm negeri ;
Meningkatkan pusat-pusat perkembangan industri yang mendukung pembangunan daerah dalam rencana perwujudan Wawasan Nusantara ;
Mendukung serta menguatkan kestabilan nasional yang dinamis dalam rencana memperkukuh nasional.
Pengertian Industri Beserta Maksud serta Penggolongannya

3. Penggolongan Industri

Segi yang bisa dipakai sebagai basic untuk menggolongkan, atau mengklasifikasikan bagian industri, diantaranya seperti berikut.

a. Penggolongan Industri menurut Departemen Perindustrian serta Perdagangan
Seperti tercantum dalam Surat Ketentuan Menteri Perindustrian serta Perdagangan Nomer 19/M/SK1986, industri dikelompokkan seperti berikut :
1) industri bahan kimia basic (IKD) ;
2) industri mesin serta logam basic (IMLD) ;
3) bermacam industri (AI)
4) industri kecil (IK).

b. Penggolongan Industri menurut Badan Pusat Statistik (BPS)
Penggolongan ini merujuk pada International Standard Industrial Classification of All Economic Activities (ISIC) yang sudah sesuai dengan keadaan di Indonesia. Mengenai basic penggolongannya yaitu jumlah tenaga kerja.

c. Penggolongan Industri Berdasar pada Tempat Pabrik (Unit Usahanya)
Berdasar pada unit usahanya, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri yang bertujuan pada bahan baku (raw material oriented industry).
Industri yang bertujuan pada tenaga kerja (man power oriented).
Industri yang bertujuan pada pasar atau customer (market oriented industry).
Industri yang bertujuan pada tempat pemrosesan (suplai oriented industry). seperti industri bahan bakar berkualitas yang ada di indonesia.
Industri yang bisa didirikan dimanapun (foot lose industry).
d. Penggolongan Industri Berdasar pada Bahan Mentahnya
Berdasar pada bahan mentahnya, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri agraris yaitu industri yang memproses bahan mentah baik dengan cara segera ataupun tak segera dari hasil agraria (pertanian).
Industri nonagraris yaitu industri yang memproses bahan mentah baik dengan cara segera ataupun tak segera dari tambang.
e. Penggolongan Industri Berdasar pada Bagian Sistem Produksinya
Berdasar pada bagian pross produksinya, industri dikelompokkan seperti berikut.
Industri hulu yaitu industri yang bagian produksinya memproses bahan mentah atau bahan baku jadi barang 1/2 jadi.
Industri hilir yaitu industri yang bagian produksinya memproses barang 1/2 jadi jadi barang jadi.
f. Penggolongan Industri Berdasar pada Hasil Produksinya
Berdasar pada hasil produksinya, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri berat yaitu industri yang membuahkan beragam type mesin serta alat produksi.
Industri enteng yaitu industri yang membuahkan barang jadi yang segera digunakan orang-orang.
g. Penggolongan Industri Berdasar pada Asal Modalnya
Berdasar pada asal modalnya, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri PMDN yaitu industri yang modalnya keseluruhannya datang dari penanaman modal dalam negeri oelh entrepreneur swasta nasional atau pemerintah.
Industri PMA yaitu industri yang modalnya beberapa besar atau keseluruhnya datang dari penanaman mdaol asing.
Industri patungan (joint venture) yaitu industri yang modalnya datang dari hubungan kerja pada swasta nasional serta industri asing dengan persentase jumlah modal yang ditetapkan sesuai sama ketentuan penanaman modal di Indonesia.
h. Penggolongan Industri Berdasar pada Pasarnya
Berdasar pada pasarnya, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri lokal (nonbasic industry) yaitu industri yang daerah pemasarannya cuma didalam negeri.
Industri basic (basic industry) yaitu industri yang daerah pemasarannya mencakup dalam serta luar negeri.
i. Penggolongan Industri Berdasar pada Produktivitas Perorangan
Berdasar pada produktivitas perseorangan, industri bisa dikelompokkan seperti berikut.
Industri primer yaitu industri yang membuahkan beberapa barang tanpa ada pemrosesan selanjutnya.
Industri sekunder yaitu industri yang membuahkan beberapa barang yang memerlukan pemrosesan selanjutnya hingga bentuk berbahan tak tampak lagi. Industri tersier yaitu industri yang beroperasi di sektor layanan.sebagai referensi anda jual sepatu safety murah di bekasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s